18 Desember 2024 merupakan hari jadi Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten yang dikenal dengan kesenian Gandrungnya ini genap berusia 253 tahun. Tentu 253 tahun bukan angka yang tergolong masih belia, bahkan angka tersebut lebih tua dari hari berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dari masa ke masa, perkembangan Banyuwangi memang seakan begitu nyata, apalagi pada zaman Bupati Abdullah Azwar Anas, pembangunan dan perbaikan di berbagai sektor sungguh luar biasa, terlebih soal wisata, bagi saya mungkin di pulau Jawa Banyuwangi surganya.
Lahir dan besar di Banyuwangi merupakan bagian nikmat yang selalu saya iringi dengan ucapan Alhamdulillah. Karena di sini tempat saya belajar segalanya.
Besar dan hidup di Kecamatan Kalibaru, Kecamatan yang sempat tranding bulan lalu, bukan karena prestasi ataupun karena hasil kopinya, tapi karena kasus meninggalnya Siswi MI yang entah manusia bejat macam apa hingga kini masih belum terkuak. Sempat ramai dan viral di seantero media sosial, bahkan kasusnya banyak tayang di Televisi Nasional.
Kejadian yang menimpa Siswi berusia 7 tahunan ini terjadi menjelang Pilkada, dan sampai saat ini belum jelas kabar pelakunya siapa, entah sudah sampai mana proses penyidikannya. Sebagai keterwakilan masyarakat awam, kami tak henti-hentinya untuk terus mensupport dan mengapresiasi segala pihak, pun sangat berharap pihak terkait segera menemukan titik terangnya, bukan malah justru ikut menghilang dengan selesainya Pilkada.
Pasca Pilkada, muncul yang namanya Harjaba (Hari Jadi Banyuwangi), berbagai kegiatan telah siap diselenggarakan, salah satunya adalah event sholawatan. Seremonial perayaan hari kelahiran kota memang bagus untuk hiburan, namun kabar pelaku dugaan pembunuhan harus segera ditemukan, jangan sampai berbulan-bulan, apalagi sampai terlupakan.
Di momen hari jadi Banyuwangi mari bersama-sama mendoakan yang terbaik untuk Kota Kelahiran kita satu ini, juga semoga pengusutan kasus dugaan pembunuhan di Kalibaru juga segera ada titik temu, gengsi rasanya ketika kota yang dikenal banyak prestasi dan punya jaringan kuat di pemerintah pusat, tapi mencari pelaku tindak dugaan pembunuhan hingga kini pun tak ada kabar. (*)
Posting Komentar